50 Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan Islami yang Sopan dan Singkat

Kumpulan kata-kata undangan pernikahan islami untuk pembuka, isi, penutup, dan pesan WhatsApp. Sopan, singkat, dan siap kamu salin.

Tim Puri UndagiDiperbarui 5 menit baca
Pasangan pengantin muslim berbusana putih memegang buku nikah berwarna hijau
Foto: Rizky Motion / Pexels

Kata-kata undangan pernikahan islami biasanya punya susunan yang sama: salam, kalimat pembuka dengan doa atau ayat, nama mempelai, jadwal acara, lalu doa penutup. Yang membuat berbeda adalah pilihan kalimatnya. Di bawah ini ada 50 contoh yang bisa kamu pilih dan gabungkan sesuai suasana pernikahanmu.

Salam dan kalimat pembuka (1–10)

  1. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Bismillahirrahmanirrahim.
  3. Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami.
  4. Dengan izin Allah, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di hari bahagia kami.
  5. Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan.
  6. Atas kehendak Allah SWT, kami akan melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan.
  7. Dengan penuh rasa syukur, kami mengabarkan pernikahan kami.
  8. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i.
  9. Alhamdulillah, Allah mempertemukan kami dalam ikatan pernikahan.
  10. Dengan mengharap ridha Allah, perkenankan kami mengundang kehadiran Anda.

Ayat dan hadis yang sering dipakai (11–16)

Tulis nama surat dan nomor ayatnya, lalu terjemahannya. Pilih satu saja supaya undangan tidak terlalu panjang.

  1. QS Ar-Rum ayat 21, tentang Allah menciptakan pasangan agar manusia merasa tenteram, dan menjadikan rasa kasih dan sayang di antaranya.
  2. QS Adz-Dzariyat ayat 49, tentang segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan.
  3. QS An-Nur ayat 32, tentang anjuran menikahkan orang-orang yang sendiri di antara kamu.
  4. QS An-Nisa ayat 1, tentang manusia diciptakan dari diri yang satu dan pasangannya.
  5. QS Yasin ayat 36, tentang Allah yang menciptakan semua berpasang-pasangan.
  6. Doa untuk pengantin: "Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fi khair" (semoga Allah memberkahimu dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan).

Kumpulan ayat lengkap dengan terjemahannya akan kami bahas di artikel tersendiri.

Kalimat inti undangan (17–30)

  1. Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri akad nikah dan resepsi pernikahan kami yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:
  2. Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
  3. Kehadiran dan doa restu Anda adalah hadiah terindah bagi kami.
  4. Kami mohon doa agar pernikahan kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
  5. Kami berharap Anda dapat hadir untuk berbagi kebahagiaan bersama kami.
  6. Akad nikah akan dilaksanakan secara terbatas untuk keluarga. Kami mengundang Anda ke acara resepsi.
  7. Semoga Allah memudahkan langkah Anda untuk hadir di hari bahagia kami.
  8. Dengan segala kerendahan hati, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir.
  9. Kami akan sangat senang bila Anda meluangkan waktu untuk hadir.
  10. Insya Allah acara akan dilaksanakan pada hari dan tanggal berikut.
  11. Mohon konfirmasi kehadiran melalui tombol RSVP di undangan ini.
  12. Bagi Bapak/Ibu yang berhalangan hadir, doa restu Anda sudah sangat berarti.
  13. Undangan ini berlaku untuk ... orang.
  14. Tanpa mengurangi rasa hormat, acara ini tidak menerima karangan bunga.
Dua buku nikah Indonesia berwarna merah dan hijau di antara bunga putih
Pilih satu ayat dan satu kalimat inti. Undangan yang singkat lebih mudah dibaca di HP.

Doa dan kalimat penutup (31–40)

  1. Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i, kami ucapkan terima kasih.
  2. Jazakumullahu khairan atas kehadiran dan doanya.
  3. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  4. Kami yang berbahagia, keluarga besar kedua mempelai.
  5. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlipat.
  6. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kami.
  7. Doa terbaik dari Anda menjadi bekal kami membangun rumah tangga.
  8. Kebahagiaan kami terasa lengkap dengan kehadiran Anda.
  9. Semoga silaturahmi kita senantiasa terjaga.
  10. Sampai jumpa di hari bahagia kami.

Pesan WhatsApp untuk mengirim undangan (41–50)

Pesan pengantar sebaiknya pendek: salam, nama tamu, ajakan, dan tautan.

  1. Assalamu'alaikum [nama]. Dengan memohon ridha Allah, kami mengundang kamu ke pernikahan kami. Detail acara ada di tautan ini: [link]
  2. Bismillah. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu [nama] melalui undangan digital berikut: [link]
  3. Assalamu'alaikum [nama], kami mohon doa restu dan kehadiranmu di hari pernikahan kami. Undangan lengkapnya: [link]
  4. Alhamdulillah, kami akan menikah. Kehadiranmu sangat berarti bagi kami: [link]
  5. Mohon maaf hanya bisa mengundang lewat pesan. Semoga tidak mengurangi rasa hormat kami: [link]
  6. Mohon konfirmasi kehadiran lewat tombol RSVP di undangan ya. Terima kasih: [link]
  7. Assalamu'alaikum, kami mengingatkan acara pernikahan kami besok. Lokasi dan jam ada di sini: [link]
  8. Bapak/Ibu [nama], insyaAllah kami menikah pada [tanggal]. Undangan dan petanya: [link]
  9. Barakallah, terima kasih atas doanya. Ini undangan kami untuk kamu: [link]
  10. Mohon doa terbaik untuk kami. Wassalamu'alaikum: [link]

Kalau kamu mengirim dari menu Tamu di Puri Undagi, nama tamu dan link pribadinya terisi otomatis di setiap pesan. Etika lengkapnya ada di etika menyebar undangan lewat WhatsApp.

Contoh susunan undangan lengkap

Berikut contoh gabungan beberapa kalimat di atas menjadi satu undangan utuh:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:

[Nama lengkap mempelai wanita], putri dari Bapak [nama] dan Ibu [nama]
dengan
[Nama lengkap mempelai pria], putra dari Bapak [nama] dan Ibu [nama]

Insya Allah acara akan dilaksanakan pada: Akad nikah, [hari, tanggal], pukul [jam], di [tempat]. Resepsi, [hari, tanggal], pukul [jam], di [tempat].

Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doanya, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tips memilih kalimat

  • Sesuaikan dengan tamu. Undangan untuk keluarga besar cocok memakai kalimat formal. Untuk teman sebaya, kalimat yang lebih hangat terasa lebih akrab.
  • Cukup satu ayat. Lebih dari satu membuat bagian pembuka terlalu panjang di layar HP.
  • Periksa ejaan istilah. Tulis "insyaAllah" atau "insya Allah", "Assalamu'alaikum", dan nama surat secara konsisten di seluruh undangan.
  • Jangan lupa nama orang tua. Bagi banyak keluarga, ini bentuk penghormatan yang penting.
  • Minta satu orang membaca ulang. Salah ketik di nama orang tua adalah kesalahan yang paling sering terjadi dan paling tidak enak.

Kadang ada hal yang perlu disampaikan, misalnya acara terbatas, tidak menerima karangan bunga, atau aturan berpakaian. Tulis dengan kalimat yang lembut dan diawali "tanpa mengurangi rasa hormat" atau "dengan segala kerendahan hati". Letakkan di bawah jadwal acara supaya tidak menjadi hal pertama yang dibaca tamu.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Perlukah menulis ayat dalam huruf Arab?

Tidak wajib. Banyak pasangan cukup menulis nama surat, nomor ayat, dan terjemahannya agar mudah dibaca semua tamu.

Bolehkah mengundang lewat pesan saja?

Untuk teman dan rekan, sudah umum. Untuk orang tua, guru, dan keluarga yang dihormati, sebaiknya disertai telepon atau kunjungan.

Bagaimana kalau akad dan resepsi tamunya berbeda?

Atur acara yang tampil untuk setiap tamu, sehingga tamu resepsi tidak melihat jadwal akad yang khusus keluarga.

Isi cepat dengan preset

Undangan Puri Undagi punya preset konten islami yang sudah berisi salam, ayat, dan penutup. Pilih presetnya, sesuaikan kalimatnya, lalu lihat hasilnya di HP. Coba buat undanganmu gratis.

Baca juga

Semua artikel
50 Kata-Kata Undangan Pernikahan Islami yang Sopan dan Singkat