Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan: Formal, Santai, Islami, dan Hindu

Kumpulan contoh kata-kata undangan pernikahan yang siap kamu salin: versi formal, santai, Islami, Hindu, dan Kristen, plus teks pengantar untuk WhatsApp.

Tim Puri Undagi4 menit baca
Kartu undangan pernikahan berhias bunga dan sepasang cincin di atas meja
Foto: labill labill / Pexels

Kata-kata undangan biasanya terdiri dari tiga bagian: kalimat pembuka, isi yang menyebut nama dan acara, dan kalimat penutup. Pilihan kata menyesuaikan siapa tamunya dan seberapa formal acaramu. Berikut contoh yang bisa langsung kamu salin lalu sesuaikan.

Contoh kata-kata undangan pernikahan formal

Cocok untuk undangan yang juga dikirim ke rekan kerja orang tua, atasan, atau tamu yang lebih tua.

Dengan hormat,
Kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:
Arya Pratama dan Sinta Maharani
yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 10.00 WITA, bertempat di Taman Sari, Denpasar.
Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.

Contoh kata-kata undangan pernikahan santai

Untuk teman dekat dan acara yang lebih kasual, kalimat yang hangat lebih terasa daripada bahasa resmi.

Hai! Setelah tujuh tahun bersama, kami akhirnya menikah.
Kami ingin merayakannya bersama kamu pada Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 16.00 di Taman Sari, Denpasar.
Datang ya, dan jangan lupa isi konfirmasi kehadiran di undangan ini supaya kursimu sudah siap.

Contoh kata-kata undangan pernikahan Islami

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:
Muhammad Fajar dan Aisyah Putri
Akad nikah: Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 08.00 WIB
Resepsi: Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 11.00–14.00 WIB
Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Banyak pasangan juga mencantumkan petikan Surah Ar-Rum ayat 21 di bagian awal undangan. Pastikan kutipan dan terjemahannya disalin dari sumber yang terpercaya.

Contoh kata-kata undangan pernikahan Hindu

Om Swastyastu.
Atas Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kami bermaksud menyelenggarakan Upacara Manusa Yadnya Pawiwahan putra-putri kami:
I Made Arya Wiguna dan Ni Luh Sinta Dewi
yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 10.00 WITA, bertempat di kediaman kami, Banjar Tegal, Denpasar.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu.
Om Shanti Shanti Shanti Om.

Untuk pernikahan adat Bali yang terdiri dari beberapa upacara, baca juga cara menuliskan rangkaian upacara pernikahan adat Bali di undangan.

Undangan pernikahan dengan ilustrasi bunga di dalam amplop
Kalimat pembuka dan penutup menyesuaikan siapa yang kamu undang.

Contoh kata-kata undangan pernikahan Kristen dan Katolik

Dengan penuh syukur atas kasih karunia Tuhan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam pemberkatan pernikahan kami:
Daniel Situmorang dan Maria Kristina
Pemberkatan: Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 10.00 WIB, di Gereja Santo Yoseph
Resepsi: pukul 18.00 WIB, di Gedung Serbaguna
Kehadiran dan doa Bapak/Ibu/Saudara/i merupakan berkat bagi kami.

Kalimat penutup undangan yang bisa dipakai

  • "Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih."
  • "Merupakan suatu kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir."
  • "Mohon konfirmasi kehadiran melalui undangan ini sebelum tanggal 7 Februari."
  • "Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mohon maaf tidak dapat mengundang secara langsung."

Kalimat terakhir sering dipakai untuk undangan digital. Tidak wajib, tapi baik untuk tamu yang lebih tua dan terbiasa menerima undangan cetak.

Contoh pesan WhatsApp untuk mengirim undangan digital

Undangan digital biasanya dikirim bersama pesan pengantar singkat. Tulis nama tamunya, jelaskan isi tautannya, dan minta konfirmasi kehadiran.

Selamat siang, Bapak Ketut.
Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak dan keluarga ke acara pernikahan kami, Arya & Sinta.
Detail acara, lokasi, dan konfirmasi kehadiran ada di tautan berikut:
puriundagi.com/arya-sinta?to=…
Terima kasih, dan mohon doa restunya.

Untuk teman dekat, versi santainya cukup dua atau tiga kalimat. Yang penting tautannya mudah terlihat dan nama tamunya tertulis dengan benar.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah nama orang tua wajib dicantumkan di undangan?

Tidak wajib, tetapi umum dilakukan, terutama untuk undangan formal dan undangan yang juga dikirim ke kolega orang tua. Untuk acara yang diselenggarakan pasangan sendiri, nama kedua mempelai sudah cukup.

Bagaimana menulis tanggal dan jam yang benar?

Tulis hari, tanggal, bulan, dan tahun secara lengkap, lalu jam dengan zona waktunya. Contoh: Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 10.00 WITA. Kalau acaranya punya jam selesai, tulis rentangnya, misalnya pukul 11.00–14.00 WIB.

Bolehkah memakai bahasa Inggris di undangan?

Boleh, terutama kalau banyak tamu yang tidak berbahasa Indonesia. Kamu juga bisa memakai bahasa Indonesia untuk isi utama dan menambahkan satu kalimat dalam bahasa Inggris, misalnya di bagian ucapan terima kasih.

Perlukah menulis keterangan soal hadiah atau amplop?

Sebagian pasangan menambahkan nomor rekening atau dompet digital untuk tamu yang tidak bisa hadir. Tulis dengan bahasa yang halus, misalnya "Bagi Bapak/Ibu yang ingin memberikan tanda kasih", dan letakkan di bagian akhir undangan, bukan di pembuka.

Tips menulis kata-kata undangan

  • Tulis nama dengan ejaan yang benar, termasuk gelar bila diperlukan. Tanyakan ke keluarga kalau ragu.
  • Cantumkan hari, tanggal, jam, dan zona waktu. Contoh: Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 10.00 WITA.
  • Jangan menulis ulang yang sudah tampil otomatis. Di undangan digital, peta dan hitung mundur biasanya sudah tersedia, jadi teksnya bisa lebih pendek.
  • Sesuaikan bahasa dengan tamu. Kamu bisa mengirim pesan pengantar yang berbeda untuk keluarga dan untuk teman.

Di Puri Undagi, setiap desain sudah berisi teks bawaan sesuai pilihan bahasa dan adat: Indonesia, Islami, Adat Bali, Adat Jawa, dan English. Kamu tinggal mengganti nama dan detail acaranya. Lihat contohnya di halaman desain.

Baca juga

Semua artikel