Rangkaian Upacara Pernikahan Adat Bali dan Cara Menuliskannya di Undangan
Pernikahan adat Bali terdiri dari beberapa upacara. Kenali rangkaiannya, lalu pelajari cara menuliskan jadwal, salam pembuka, dan informasi busana di undangan digital.

Pernikahan adat Bali, atau pawiwahan, biasanya tidak berlangsung dalam satu acara saja. Ada upacara keagamaan di rumah, ada yang hanya dihadiri keluarga, dan ada resepsi untuk tamu yang lebih luas. Karena itu, undangannya perlu menjelaskan acara mana yang dihadiri setiap tamu.
Urutan dan nama upacara bisa berbeda antardaerah dan antarkeluarga, sesuai prinsip desa, kala, patra. Tanyakan susunan pastinya kepada keluarga dan pemangku sebelum menuliskannya di undangan.
Rangkaian upacara pernikahan adat Bali
Memadik atau ngidih
Keluarga mempelai laki-laki datang ke rumah keluarga mempelai perempuan untuk meminang secara resmi. Biasanya hanya dihadiri keluarga inti, jadi tidak perlu dicantumkan di undangan umum.
Ngekeb
Mempelai perempuan menjalani persiapan dan doa di rumahnya sebelum dijemput. Acara ini juga bersifat keluarga.
Mesegehan dan mekala-kalaan
Upacara pembersihan dan penyucian yang dipimpin pemangku atau sulinggih. Tujuannya membersihkan kedua mempelai sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Upacara pawiwahan atau mesakapan
Inti upacara pernikahan yang mengesahkan kedua mempelai secara agama dan adat. Keluarga besar, kerabat, dan krama banjar biasanya hadir pada acara ini.
Mejauman
Beberapa hari setelah pernikahan, kedua mempelai bersama keluarga mempelai laki-laki berkunjung ke rumah keluarga mempelai perempuan dengan membawa banten. Kunjungan ini menjadi tanda pamit secara adat.
Resepsi
Resepsi adalah acara untuk tamu yang lebih luas, seperti teman, rekan kerja, dan kolega orang tua. Bisa diadakan di hari yang sama dengan pawiwahan atau di hari lain.

Acara mana yang ditulis di undangan?
Undangan biasanya hanya mencantumkan acara yang memang dihadiri tamu, umumnya upacara pawiwahan dan resepsi. Upacara yang khusus untuk keluarga inti tidak perlu ditulis.
Masalahnya, tamu yang diundang berbeda-beda. Krama banjar dan keluarga besar diundang ke upacara pawiwahan, sedangkan teman kantor mungkin hanya ke resepsi. Di undangan cetak, hal ini biasanya diatasi dengan mencetak dua versi undangan. Di undangan digital, kamu bisa mengatur acara mana saja yang tampil untuk setiap tamu dari tautan bernamanya.
Contoh susunan jadwal di undangan
Upacara Pawiwahan
Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 09.00 WITA
Kediaman keluarga, Banjar Tegal, DenpasarResepsi
Sabtu, 14 Februari 2027, pukul 17.00–20.00 WITA
Taman Sari, Denpasar
Tulis nama banjar dan desa dengan lengkap. Kalau lokasinya di rumah, sertakan tautan peta, karena alamat rumah di Bali sering sulit ditemukan tanpa petunjuk.
Salam pembuka dan penutup
Undangan pernikahan adat Bali umumnya dibuka dengan Om Swastyastu dan ditutup dengan Om Shanti Shanti Shanti Om. Kalimat pembukanya sering memakai frasa "Atas Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa". Contoh lengkapnya ada di artikel contoh kata-kata undangan pernikahan.
Penulisan nama mempelai
Nama Bali biasanya diawali penanda urutan kelahiran atau kasta, seperti I Made, Ni Luh, I Gusti Ngurah, atau Anak Agung. Tulis nama lengkap sesuai yang dipakai keluarga, dan tanyakan ejaannya. Kesalahan menulis gelar bisa dianggap kurang menghormati.
Nama orang tua juga sering dicantumkan, lengkap dengan alamat rumah atau nama griya dan puri bila ada.
Informasi tambahan untuk tamu
- Busana: kalau tamu diharapkan memakai pakaian adat madya, tulis dengan jelas, misalnya "Busana adat madya".
- Parkir: upacara di rumah sering memiliki lahan parkir terbatas. Sebutkan lokasi parkir bila ada.
- Waktu: tulis jam dengan zona WITA, karena banyak tamu datang dari luar Bali.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah tamu non-Hindu boleh menghadiri upacara pawiwahan?
Umumnya boleh, dan tamu biasanya duduk sebagai undangan selama upacara berlangsung. Kalau ada bagian yang hanya untuk keluarga, sampaikan di undangan atau lewat pesan pribadi agar tamu tidak bingung.
Apa itu busana adat madya?
Busana adat madya adalah pakaian adat Bali yang lebih sederhana dari busana upacara lengkap. Untuk laki-laki biasanya kemeja, kamen, saput, dan udeng. Untuk perempuan biasanya kebaya, kamen, dan selendang. Tulis di undangan kalau tamu diharapkan memakainya.
Perlukah mencantumkan dewasa ayu di undangan?
Tidak perlu. Dewasa ayu atau hari baik menjadi dasar keluarga memilih tanggal, tetapi tamu cukup tahu hari, tanggal, dan jamnya.
Bagaimana menulis undangan kalau resepsinya di hari yang berbeda?
Tulis setiap acara sebagai bagian terpisah dengan tanggal, jam, dan lokasinya sendiri. Di undangan digital, kamu bisa menampilkan hanya acara yang relevan untuk setiap tamu, sehingga teman kantor tidak melihat jadwal upacara keluarga.
Undangan digital dengan preset Adat Bali
Puri Undagi punya preset Adat Bali dengan salam pembuka, kalimat undangan, dan penutup yang sudah tersusun. Kamu tinggal mengisi nama dan jadwalnya. Koleksi desain Elegan Bali juga kami buat khusus untuk pernikahan adat Bali. Lihat contohnya di halaman desain.


